BERITA

Transformasi Digital dan Strategi PSB: LPP PP Muhammadiyah Gelar Pendampingan Intensif di MBS Klaten

KLATEN – Momentum penguatan institusi pesantren Muhammadiyah berlangsung khidmat di MBS Klaten pada Ahad, 11 Januari 2026. Agenda bertajuk “Pelatihan dan Pendampingan Penerimaan Santri Baru (PSB)” ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas SDM, tetapi juga menjadi saksi prosesi administrasi penting berupa penyerahan Surat Keputusan (SK) Mudir Pesantren.

Acara strategis ini menghadirkan tokoh kunci Ustadz Yunus Muhammadi dari Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) PP Muhammadiyah serta pakar komunikasi Ustadz Riki Purnomo, S.Sos., M.Psi. (Kandidat Doktor Komunikasi UAD).

Legitimasi Kepemimpinan melalui Penyerahan SK Mudir

Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah penyerahan resmi SK Mudir Pesantren oleh LPP PP Muhammadiyah. Prosesi ini merupakan langkah formal untuk memperkuat struktur organisasi dan memberikan mandat penuh kepada pimpinan pesantren dalam menjalankan roda pendidikan.

Dalam sambutannya, Ustadz Yunus Muhammadi menegaskan bahwa SK ini bukan sekadar lembaran kertas, melainkan amanah besar untuk menjaga kualitas ideologi dan akademik di lingkungan pesantren. Dengan adanya nakhoda yang sah secara organisatoris, diharapkan manajemen pesantren, termasuk dalam hal suksesi PSB, dapat berjalan lebih terukur dan solid.

Revolusi Digital dalam Promosi Pesantren

Memasuki materi teknis, Ustadz Riki Purnomo membedah urgensi Digital Marketing sebagai ujung tombak promosi pesantren di era modern. Beliau menekankan bahwa pesantren harus mampu bertransformasi dari cara-cara konvensional menuju strategi digital yang berbasis data.

Poin-poin utama dalam materi Digital Marketing meliputi:

  • Branding & Awareness: Membangun citra pesantren yang modern namun tetap memegang teguh nilai-nilai kepesantrenan melalui media sosial.
  • Content Marketing: Teknik pembuatan konten video dan visual yang mampu menarik minat calon santri melalui pendekatan emosional dan edukatif.
  • Ads & Data Optimization: Pemanfaatan iklan digital yang tertarget untuk menjangkau orang tua di berbagai wilayah secara efektif dan efisien.

“Jajaran panitia PSB harus bersinergi dalam membangun digital presence. Di tahun 2026, orang tua mencari pesantren bukan lagi hanya lewat brosur, tapi lewat rekam jejak digital yang meyakinkan,”

Sinergi untuk Masa Depan Pesantren

Kegiatan yang bertempat di MBS Klaten ini ditutup dengan sesi pendampingan penyusunan rencana aksi (action plan) PSB. Gabungan antara legitimasi struktural melalui SK Mudir dan pembekalan materi komunikasi digital diharapkan menjadi motor penggerak bagi pesantren untuk mencapai target penerimaan santri yang berkualitas.

Kehadiran LPP PP Muhammadiyah dan akademisi dari UAD membuktikan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan Islam yang berkemajuan, profesional, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Related Articles

Back to top button